Locations of visitors to this page HBA: HBA: DUKUNG BURHANUDIN MAHIR DENGAN KEMAS FUAD

HASAN BASRI AGUS DAN FACHRORI

HASAN BASRI AGUS DAN FACHRORI
JAMBI TEMPO DOELOE

Selasa, 09 November 2010

HBA: DUKUNG BURHANUDIN MAHIR DENGAN KEMAS FUAD

HBA

 

 Wacana menduetkan Burhanuddin Mahir (Bupati Muaro Jambi sekarang) dengan Kemas Fuad, Camat Mestong Kabupaten Muaro Jambi untuk kandidat Bupati dan Wakil Bupati Muaro Jambi periode 2011-2016 makin menguat.

Beberapa sumber menyebutkan, bahwa pembicaraan tersebut sudah sampai ke DPP Partai Demokrat. Malahan wacana menggandengkan Burhanuddin Mahir-Kemas Fuad sudah deal, dan tidak ada masalah lagi.

"Para petinggi Partai Demokrat di Jambi pun sudah membicarakan wacana ini ke pusat, kayakanya sudah deal dan disetujui. Mudah-mudahan tidak berubah lagi," ungap sumber itu, Minggu kemarin.

Dukungan untuk menggandengkan Burhanuddin Mahir yang sekarang masih Bupati Muaro Jambi dengan Kemas Fuad, terus mengalir baik dari kalangan teman-teman, keluarga, dan partai. Selain Burhanuddi Mahir, Kemas Fuad, beberapa nama yang bakal meramaikan bursa calon bupati Bumi Sailun Salimbai itu adalah Suparman Ketua DPC Demokrat Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno dari DPD PAN Provinsi Jambi, dan Asnawi AB mantan Sekda Kota Jambi.

Di tempat terpisah, Kemas Fuad yang dihubungi mengakui munculnya wacana yang ingin menduetkan Burhanuddin mahir dengan dirinya. Wacana itu, katanya berawal dari obrolan ringan dengan teman-teman dan kalangan keluarga yang belakangan semakin intens mengarah ke serius.

"Kalau memang nantinya saya betul-betul diminta oleh masyarakat Kabupaten Muaro Jambi, ya saya siap saja. Kita lihatlah dululah seperti apa perkembangannya nanti, karena politik itu kan dinamis, sayapun sekarang belum bisa memastikannya," ucapnya. Menurut laki-laki kelahiran Kelurahan Tanjung Pasir Kecamatan Danau Teluk tahun 1972 ini, semuanya itu perlu pertimbangan yang matang.

"Karir saya di PNS kan masih panjang. Saya harus berhitung dulu kalau memang mau maju mendampingi Pak Burhanuddin Mahir. Karena hitung-hitungannya, waktu saya tersita di sana selama 4-5 tahun jika memang rakyat menghendakinya. Tentu saja saya berpikir setelah itu nanti saya mau kemana lagi," ujarnya tersenyum.

Ketika ditanya apakah wacana ini sudah diketahui Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA) yang notabene juga orangtua mertuanya, sambil tersenyum Fuad menyebutkan, belum ada pembicaraan serius. "Tapi Bapak pernah dengar tentang wacana ini, dan Bapak hanya bilang, hebat kamu Fuad, berarti dihitung orang, cuma itulah komentar Bapak," imbuhnya.

Apakah wacana ini muncul dari HBA, dengan tegas Kemas Fuad mengatakan, sama sekali tidak ada Pak HBA memunculkan ide ini. "Mungkin Anda tahulah gimana tipikal Bapak HBA. Saya juga tidak mau macam-macam sama jabatan, meskipun dia adalah orangtua mertua saya. Kalau saya mau minta jabatan, sudah dari dulu ketika dia Bupati Sarolangun. Bahkan saya juga pernah nonjob, tak ada masalah bagi saya," tuturnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar