Locations of visitors to this page HBA: SUMIATI MULUT NYA DI GUNTING OLEH MAJIKAN

HASAN BASRI AGUS DAN FACHRORI

HASAN BASRI AGUS DAN FACHRORI
JAMBI TEMPO DOELOE

Jumat, 19 November 2010

SUMIATI MULUT NYA DI GUNTING OLEH MAJIKAN

HBA

 

 
Sumiati Ditangani Dokter Khusus Asal Indonesia

Menteri Luar Marty Natalegawa memastikan kondisi tenaga kerja wanita (TKW) Sumiati yang disiksa majikannya di Madinah, Arab Saudi, kini sudah berangsur membaik. Sumiati ditangani khusus oleh seorang dokter asal Indonesia yang sudah lama bekerja di Arab Saudi selama dalam perawatan.

"Kondisinya (Sumiati) sudah membaik. Sejak tadi malam pejabat kita sudah bersama beliau dan melihat secara langsung kondisinya. Digambarkan secara langsung, kondisinya oleh pihak rumah sakit, sudah stabil. Namun tentu, beliau mengalami penganiyayaan luar biasa sifatnya. Dan bukan saja secara fisik, melainkan juga ada cedera dalam," kata Marty kepada wartawan sebelum melakukan rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden, Selasa (16/11/2010)..

Diberitakan sehari sebelumnya, Sumiati dirawat di RS King Fahad. TKW ini mengalami penyiksaan oleh majikannya. Bahkan, mulutnya digunting. Penyiksaan terhadap Sumiati terungkap pada Senin 7 November lalu, saat Sumiati dibawa ke rumah sakit swasta di Madinah. Saat dibawa ke rumah sakit, kondisi Sumiati sudah mengalami luka yang luar biasa. Pihak RS awal akhirnya merujuk Sumiati ke RS King Fahd.

Sumiati tiba di Madinah pada 18 Juli 2010 dengan gaji 800 riyal. Selama bekerja Sumiati sering disiksa oleh ibu dan anak perempuan majikannya.

"Konsulat kita juga sudah menunjuk dokter Indonesia yang sudah bekerja di Saudi Arabia selama lima tahun untuk menjadi dokter pendamping Ibu Sumiati selama menjalani perawatan," ucap Marty.

Saat ini, pemerintah fokus untuk secepatnya mendapatkan medical record atas kondisi Sumiati. Tak hanya itu, pemerintah juga fokus terhadap proses hukum atas penganiayaan tenaga kerja asal Mataram, Nusa Tenggara Barat, tersebut. Pihak keluarga, dalam hal ini paman Sumiati, juga sudah difasilitasi untuk berangkat ke Arab Saudi.

"Duta besar Arab Saudi kemarin sudah kita panggil, dari airport langsung ke Kemenlu. Kita menyatakan sikap kita yang mengecam tindakan itu. Dan perlu digarisbawahi, pemerintah Arab Saudi juga mengecam dan menganggap ini tindakan yang tidak patut dan melanggar prikemanusiaan. Dan bersama kita memastikan, yang melakukan ini (majikan Sumiati) dihukum," Marty memastikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar